Rabu, 14 Oktober 2015

perubahan sosial budaya

  1. Hakikat perubahan sosial budaya
  1. Pengertian perubahan sosial budaya
a)                       Max iver mengemukakan bahwa perubahan sosial berarti perubahan dalam hubungan sosial atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan hubungan sosial
b)                       Bruce j.cohen menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dalam organisasi sosial
c)                        J.L gillin dan J.P gillin  mengemukakan bahwa perubahan sosial adalah suatu variasi cara-cara hidup yang telah diterima
d)                       Kingsley davis mengemukakan bahwa perubahan sosial adalah  perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat.
e)                       Astrid s. susanto perubahan sosial adalah perubahan unsur-unsur sosial dalam masyarakat
       Adapun pengertian perubahan budaya menurut para ahli sbb:
  1.  Kingsley davis mengemukakan bahwa perubahan budaya adalah  perubahan yang mencakup segenap cara berpikir dan bertingkah laku
  2. E.B Taylor mengemukakan bahwa perubahan budaya adalah  perubahan  yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian diantara unsur-unsur budaya yang salig berbeda
Pengertian perubahan sosial budaya menurut beberapa ahli:
  1. Max weber mengemukakan bahwa perubahan sosial budaya adalah  perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur
  2. W.Kornblum bahwa perubahan sosial budaya adalah  perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, mencakup perubahan budaya yang didalamnya terdapat perubahan nilai-nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional menjadi modern.
Adapun sifat-sifat perubahan sbb:
       Merupakan hal yang wajar
       Mesti harus terjadi
       Bersifat umum
       Bisa diamati
       Bisa lambat bisa cepat
2. Ciri-ciri perubahan sosial budaya:
  1. Perubahan yang terjadi sangat tergantug pada dinamika masyarakat itu sendiri
  2. Perubahan yang terjadi pada suatu lembaga kemasyarakatan akan diikuti oleh perubahan lembaga kemasyarakatan yang lainnya
  3. Suatu perubahan dalam masyarakatyang cepat,biasanya akan diikuti oleh timbulnya keadaan yang kacau,akomodasi & penyesuaian diri
  4. Perubahan terjadi pada bidang material dan nonmaterial (ide)
Bentuk perubahan sosial:
1)      Proses soial
2)      Segmentasi
3)      Perubahan struktur
3. Teori-teori tentang perubahan sosial
  1. Teori Evolusioner
                Para ahli teori ini cenderung melihat bahwa perubahan sosial yang terjadi merupakan suatu proses yang linear, artinya semua masyarakat berkembang melalui urutan perkembangan yang sama dan bermula dari tahap perkembangan awal sampai tahap akhir.
       Teori Konflik
                 Menurut teori ini konflik akan muncul ketika masyarakat terbelah menjadi dua kelompok besar yaitu yang berkuasa (bourjuis) dan yang dikuasai (proletar).
       Teori Fungsional
                Salah satu tokoh dari teori fungsional ini adalah Talcott Parson. Ia melihat bahwa masyarakat seperti layaknya organ tubuh manusia, di mana seperti tubuh yang terdiri dari berbagai organ yang saling berhubungan satu sama lain maka masyarakat pun mempunyai lembaga-lembaga atau bagian-bagian yang saling berhubungan dan tergantung satu sama lain.
       Teori Siklis
                Penekanan dari teori siklis ini adalah bahwa sejarah peradaban manusia tidak berawal dan tidak berakhir melainkan suatu periode yang di dalamnya mengandung kemunduran dan kemajuan, keteraturan dan kekacauan.
b. Faktor yang mempengaruhi jalannya perubahan sosial budaya
       Faktor-faktor penyebab terjadinya perubahan sosial budaya
1. Faktor Internal (endogenous)
       a. Perubahan kependudukan
                Perubahan dalam kependudukan yang mungkin lebih sering kita ketahui adalah tentang penambahan jumlah penduduk, tetapi sebenarnya faktor kependudukan lebih dari sekedar jumlah penduduk yang bertambah. Perubahan dalam kependudukan dapat berkaitan dengan perubahan komposisi penduduk, distribusi penduduk termasuk pula perubahan jumlah, yang semua itu dapat berpengaruh pada budaya dan struktur sosial masyarakat. Komposisi penduduk berkitan dengan pembagian penduduk antara lain berdasarkan usia, jenis kelamin, etnik, jenis pekerjaan, kelas sosial dan variabel lainnya.
       b. Penemuan
                Berbicara tentang suatu penemuan yang dapat menjadi sumber dari suatu perubahan sosial, mau tidak mau kita harus memahami suatu konsep penting yaitu inovasi. Suatu proses sosial dan kebudayaan yang besar tetapi terjadi dalam jangka waktu yang tidak lama adalah inovasi.
                Inovasi terbagi atas discovery dan inventions, keduanya bukanlah merupakan suatu tindakan tunggal melainkan transmisi sekumpulan elemen. Artinya semakin banyak elemen budaya yang dihasilkan oleh para penemu maka akan semakin besar terjadinya serangkaiandiscovery dan inventions. Misalnya penemuan tentang kaca akan membuat serangkaian penemuan baru misalnya lensa, perhiasan, botol, bola lampu dan lain-lain.
       c. Konflik dalam masyarakat
                Konflik dan perubahan sosial merupakan suatu proses yang akan terjadi secara alamiah dan terus menerus, tetapi kita tidak dapat mengartikan bahwa setiap perubahan sosial yang muncul selalu didahului oleh konflik. Konflik atau pertentangan dalam masyarakat dapat mengarah pada perubahan yang dianggap membawa kebaikan atau bahkan membawa suatu malapetaka. Pertentangan antara generasi muda dan tua tentang nilai-nilai baru dapat juga membawa perubahan.
2. Faktor Eksternal (exogenous)
Berikutnya adalah faktor eksternal, yaitu sumber perubahan sosial ini berasal dari luar masyarakat bersangkutan. Faktor eksternal ini meliputi antara lain, lingkungan, peran, dan pengaruh kebudayaan lain.
·         Factor pendorong dan penghambat Faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial budaya  
akan selalu ada dalam setiap masyarakat tanpa terkecuali baik dalam masyarakat yang masih menganut sistem nilai tradisional maupun masyarakat yang sudah modern sekalipun, hanya mungkin bentuknya akan berbeda-beda tergantung pada kondisi masyarakat yang bersangkutan.
1. Faktor Pendorong
Faktor pendorong dalam perubahan sosial merupakan faktor yang dapat mempercepat terjadinya suatu perubahan atau bahkan membuat perubahan tersebut dapat cepat diterima oleh suatu masyarakat. Faktor-faktor pendorong ini dapat berbentuk kontak dengan kebudayaan lain, sistem masyarakat yang terbuka, penduduk yang heterogen serta orientasi masyarakat ke masa depan.
2. Faktor Penghambat
Faktor penghambat adalah faktor yang cenderung dapat menghalangi terjadinya suatu perubahan di masyarakat atau memperlambat proses penerimaan masyarakat terhadap suatu perubahan dapat dikategorikan sebagai faktor penghambat. Faktor penghambat tersebut meliputi, masyarakat yang tertutup, adanya kepentingan-kepentingan tertentu, prasangka terhadap hal-hal yang baru, adat dan lainnya.

F. BENTUK PERUBAHAN SOSIAL
Bentuk perubahan sosial tidaklah mengacu pada sesuatu yang bersifat fisik tetapi lebih mengacu pada proses suatu perubahan itu terjadi. Perubahan sosial yang terjadi di masyarakat dapat dibedakan dalam beberapa bentuk, meskipun demikian setiap bentuk perubahan tersebut akan sulit dibedakan dalam batas garis yang jelas karena setiap bentuk perubahan akan saling berkaitan satu sama lain,[8] misalnya program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah seperti program Keluarga Berencana (KB) dapat dikategorikan ke dalam bentuk perubahan direncanakan dan juga termasuk dalam perubahan yang lambat di mana program KB ini telah lama dicanangkan mulai jaman ORBA sampai saat inipun (2014) masih tetap dijalankan. Tetapi secara teoritis kita perlu mempunyai pemahaman dasar tentang bentuk perubahan sosial ini untuk membantu dalam memahami perubahan yang ada di masyarakat.
1. Perubahan Lambat dan Cepat
Suatu perubahan yang membutuhkan waktu yang lama dan diawali ataupun diikuti oleh sejumlah perubahan-perubahan kecil, dapat disebut dengan evolusi atau perubahan yang lambat. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya usaha dari masyarakat untuk dapat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru seiring dengan terjadinya perkembangan dimasyarakat secara luas.
Sedangkan perubahan yang cepat mengacu pada adanya perubahan sosial yang berkaitan dengan sendi-sendi pokok kehidupan dimasyarakat seperti institusi sosial, perubahan seperti itu disebut dengan revolusi. Kecepatan perubahan revolusi bersifat relatif karena pada dasarnya revolusi dapat memakan waktu yang lama.
Revolusi Industri misalnya, tidaklah terjadi dalam waktu yang sebentar tetapi memakan waktu yang lama dimana adanya perubahan pada proses produksi suatu barang dari secara manual sampai berkembang dengan menggunakan mesin. Jadi konsep cepat tidaklah mengacu pada waktu melainkan lebih pada unsur pokok dalam masyarakat yang mengalami perubahan seperti institusi keluarga, institusi politik dan lain-lain.
2. Perubahan Kecil dan Besar
Untuk membedakan suatu perubahan itu kecil atau besar akan sangat sukar untuk kita lakukan, karena batas perbedaannya sangatlah relatif. Soerjono Soekanto menyatakan bahwa perubahan pada unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh yang berarti pada masyarakat dapat dikategorikan pada perubahan yang kecil. Misalnya perubahan pada bahasa dengan munculnya bahasa gaul, tidak membawa pengaruh yang berarti pada masyarakat. Sedangkan perubahan besar akan terjadi apabila terdapat perubahan pada institusi dimasyarakat, misal dipakainya mesin traktor untuk membajak sawah membawa perubahan yang drastis pada masyarakat pedesaan antara lain pada pola kerja petani, stratifikasi masyarakat desa dan lain-lain.
3. Perubahan Direncanakan dan Tidak Direncanakan

Perubahan yang direncanakan atau intended change merupakan perubahan yang memerlukan perencanaan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang menghendaki adanya perubahan, dalam hal ini tidak dapat dilepaskan dari peran agen perubahan. Agen-agen ini yang memimpin masyarakat dalam mengubah sistem sosial, mengawasi dan mengendalikan perubahan yang direncanakan. Sedangkan perubahan yang tidak direncanakan atau unintended change terjadi diluar pengawasan dan menimbulkan dampak sosial yang cenderung tidak dikehendaki oleh masyarakat.

Penerapan Bioteknologi

Pengertian Bioteknologi

vBioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiahyang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia
vDalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah atau bahan
vBioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional/tradisional dan modern
Bioteknologi Konversional
Bioteknologi konversional adalah proses bioteknologi yang hanya didasarkan pada warisan ilmu turun temurun dengan alat yang sederhana tanpa rekayasa manusia dalam prosesnya.
Proses yang dimanfaatkan dalam bioteknologi kenversional adalah proses fermentasi oleh mikroorganisme(jamur dan bakteri)
Bioteknologi Modern
Bioteknologi modern adalah proses bioteknologi yang dilakukan berdasarkan penelitian ilmiah dengan alat yang modern dan disertai rekayasa oleh manusia
Proses yang digunakan dalam bioteknologi modern disebut rekayasa genetika
Berikut ini adalah beberapa contohnya :
A.Rekomendasi DNA
       Rekomendasi DNA adalah penggabungan gen suatu makhluk hidup ke dalam gen makhluk hidup lain sehingga diperoleh sifat yang diinginkan.Berikut ini adalah contohnya:
1)Pembuatan Insulin
       Hormon insulin dihasilkan oleh hatidalam jumlah terbatas.Padahal,penderita diabetes mellitus sangat membutuhkannya untuk pengobatan penyakitnya.Oleh karena itu,ilmuwan menggabungkan DNA penghasil ilnsulin dari hati manusia ke dalam DNA Bakteri coli,sehinnga bakteri tersebut dapat menghasilkan insulin dalam jumlah banyak.
2)Tanaman Transgenik
       Transgenik adalah makhluk hidup yang disisipi gen dari makhuk hidup lain sehingga memiliki sifat gabungan dari dua makhluk hidup tersebut.Contohnya kapas Bt yang disisipi gen bakteri beracun Bachillus thuringensis.Akibatnya,kapas tersebut dapat menghasilkan racun untuk membasmi hama yang mengganggunya,sehingga tidak diperlukan penggunaan pestisida.
B.Hibridoma
       Hibridoma atau fusi sel adalah proses menggabungkan dua sel yang berbeda menjadi sel baru yang memiliki sifat-sifat dari kedua sel induknya.Hibridoma sering digunakan untuk menghasikan antibodi monoklonal yang sangat bermanfaat dalam dunia kedokteran.Antibodi monoklonal dibuat dari peleburan sel limfosit manusia yang mampu menghasilkan antibodi namun pembelahannya sangat lambat,dengan sel kanker yang tidak mampu menghasilkan antibodi namun pembelahannya sangat cepat.Hasil peleburannya adalah sel hibridoma yang mampu menghasilkan antibodi dan pembelahannya cepat.
Kloning.
  Kloning bertujuan untuk mendapatkan makhluk hidup baru yang memiliki sifat yang sama dengan induknya tanpa proses perkawinan. Contoh yang paling terkenal adalah kloning Domba bernama Dolly. Pada proses tersebut, inti sel kelenjar susu domba bermuka putih dimasukkan ke dalam sel telur dari domba betina bermuka hitam. Zigot yang dihasilkan kemudian dimasukkan ke dalam uterus domba bermuka hitam dan menghasilkan domba bermuka putih bernama Dolly.
D.Teknologi Reproduksi.
  Teknologi reproduksi bertujuan menghasilkan bibit unggul. Padatumbuhan teknologi yang dapat digunakan adalah hidroponik (bercocok tanam tanpa tanah) dan kultur jaringan. Pada hewan, terutama sapi, dapat dilakukan kawin suntik atau inseminasi buatan.
Peranan Bioteknologi dalam Kehidupan Manusia.
Berikut ini beberapa manfaat bioteknologi:
1. Bioteknologi di bidang produksi makanan dan teknologi reproduksi dapat meningkatkan kualitas makanan dan menjamin kecukupan pangan.
2. Bioteknologi di bidang kedokteran membantu untuk mengobati berbagai penyakit yang tidak dapat diobati dengan cara biasa.
3. Bioteknologi di bidang industri membantu manusia menghasilkan berbagai produk yang membantu hidup manusia dengan lebih efisien.
Namun bioteknologi juga dapat membawa dampak buruk bagi manusia diantarnya sebagai berikut:
I.Produk transgeni yang dilepas ke lapangan terbukti dapat mencemari lingkungan. Contohnya: racun yang dikeluarkan Bt ternyata juga membunuh kupu-kupu yang bermanfaat membantu penyerbukan.
II.Makanan yang dihasilkan dari produk transgeni dicurigai menyebabkan alergi pada manusia.
III.Produk rekayasa genetic menimbulkan perdebatan moral dan agama. Contohnya: mengenai masalah etis tindaknya kloning manusia dan masalah haram setidaknya faksin yang mengandung gen babi
Produk pertanian transgeni akan menggusur petani kecil yang mengandalkan produk pertanian yang alami.
semoga membantu:)



Kamis, 08 Oktober 2015

tugas kliping qanaah dan tasamuh

selamat membaca!

a.qanaah
1. Pengertian Qana’ah
Qana’ah artinya sikap merasa cukup atau menerima apa adanya terhadap segala usaha yang telah dilaksanakannya. Sifat qana‟ah akan mengendalikan diri seseorang dari keinginan memenuhi hawa nafsu. Sebagai seorang muslim yang berjiwa kuat, sikap qana’ah tentunya sangat penting untuk dimiliki.
Rasulullah SAW bersabda :
 عَنْ عَبْدِاللهِ ابْنِ عُمَرَقاَلَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : قَدْاَفْلَحَ مَنْ اَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًاوَقَنَّعَهُ اللهُ بِماَاتَهُ 
Ø  Artinya : ”Abdullah bin Umar berkata, ”Bersabda Rasulullah SAW, ”Sungguh beruntung orang-orang yang masuk Islam, mendapat rejeki secukupnya dan ia merasa cukup dengan apa yang telah Allah berikan kepadanya”. (HR. Muslim)
2.  Contoh perilaku Qana’ah
§  Senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT
§  Hidup sederhana
§  Senantiasa mau berinfak  dijalan Allah SWT

 3. Membiasakan Perilaku Qana’ah
·         Pembiasaan qana’ah dapat diterapkan dengan hidup sederhana,  mensyukuri setiap mendapatkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya, tidak mengeluh atas kondisi hidup yang sedang dijalaninya,.
4. fungsi bersikap qanaah
a. Mendidik pola hidup sederhana
b. Mendidik perilaku yang ikhlas terhadap segala kejadian
c. Meningkatka  ketakwaan dan tawakkal

                                          b.tasamuh

1. Pengertian Tasamuh
        Secara bahasa tasamuh artinya toleransi, tenggang rasa atau saling menghormati terhadap hak atau kepentingan orang lain. Sedangkan secara istilah tasamuh adalah satu sikap yang senantiasa saling menghormati dan menghargai sesamamanusia.
Sebagaimana firman Allah swt berikut ini :
يَاأَيُّهَاالنَّاسُ اِناَّخَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍوَّاُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوْبًاوَّقَباَئِلَ لِتَعَارَفُوْاط اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَاللهِ اَتْقَيكُمْط اِنَّ اللهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ(الحجرات :
Artinya : ”Hai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah SWT adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS. Al- Hujurat : 49/13)   
2. Contoh perilaku tasamuh
§  Tidak mencela atau memaki sesembahan pemeluk agama lain
§  Menghormati pelaksanaan ibadah pemeluk agama lain
§  Saling membantu dalam bidang kemasyarakatan
3. Membiasakan perilaku tasamuh
·         Tidak mengganggu ketenangan orang lain
·         Menumbuhkan sikap saling menghormati
·         Menjauhkan diri dari sikap sombong
·        
4.  Fungsi bersikap tasamuh
o    Menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam pergaulan antar sesama umat manusia
o    Memperbanyak persaudaraan dan persahabatan
o    Menunjukkan jiwa besar yang mau mengalah untuk kepentingan bersama

free share & comment:))